Menuju Masyarakat Tanpa Uang Tunai: Transformasi Melalui Tomps Building

By Shalimar Mediana | Published On: 8 September 2023
Menuju Masyarakat Tanpa Uang Tunai: Transformasi Melalui Tomps Building

Pada era digital yang semakin maju, tren pembayaran tanpa uang tunai di Indonesia semakin merajalela. Masyarakat Indonesia, yang dikenal akan keterbukaannya terhadap teknologi baru, semakin memilih metode pembayaran yang praktis dan efisien. Pergeseran menuju masyarakat tanpa uang tunai, atau "cashless society," tidak hanya memudahkan individu dalam bertransaksi, tetapi juga mengubah lanskap bisnis secara keseluruhan. Istilah cashless society didefinisikan oleh Bank Indonesia sebagai sebuah keadaan masyarakat yang melakukan transaksi tanpa menggunakan uang tunai.


Dilansir dari website Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pularitas “cashless society” semakin meningkat karena sangat diminati masyarakat dengan berkat kemudahan, efisiensi, dan penggunaannya yang praktis. Salah satu inovasi terbaru dalam hal pembayaran tanpa uang tunai adalah Tomps Building, yang telah memberikan kemudahan dan otomatisasi dalam proses pembayaran tagihan seperti IPL, listrik, air, sewa fasilitas, layanan perbaikan, dan tagihan lainnya.


Tren Cashless di Indonesia

Indonesia, sebagai negara berkembang dengan populasi yang besar dan pertumbuhan ekonomi yang pesat, memiliki potensi besar untuk mengadopsi tren cashless. Dalam beberapa tahun terakhir, kita telah menyaksikan peningkatan pesat dalam penggunaan metode pembayaran digital di Indonesia. Bank Indonesia menyatakan bahwa tren cashless ini telah direncanakan sejak 14 Agustus 2014 dengan nama Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT). Gerakan ini diharapkan dapat meminimalisasi kendala pembayaran tunai seperti uang tidak diterima karena lusuh/robek/tidak layak edar dan meningkatkan efisiensi transaksi karena masyarakat tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah yang besar. 


Hingga saat ini, perkembangan transaksi non tunai terus meningkat. Bahkan, pada tahun 2022, jumlahnya mencapai Rp399,6 triliun atau meningkat sebesar 30,84 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan website indonesia.go.id, diperkirakan nilai transaksi pada tahun 2023 kian meningkat hingga mencapai angka Rp 495,2 triliun atau sebesar 23,9 persen. Perkembangan ini disebabkan oleh meningkatnya transaksi belanja online yang mengharuskan masyarakat melakukan pembayaran secara non tunai serta semakin banyaknya penggunaan layanan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS). 


Beberapa faktor yang mendorong tren ini termasuk:

Free photo easy and wireless yechnology payment

Perkembangan Infrastruktur Digital: Pertumbuhan infrastruktur digital, seperti jaringan internet yang lebih cepat dan luas, telah memberikan akses lebih besar kepada masyarakat untuk menggunakan layanan pembayaran digital.


Peningkatan Perilaku Konsumen: Kesadaran masyarakat terhadap manfaat pembayaran tanpa uang tunai seperti keamanan, kecepatan, dan kenyamanan semakin meningkat. Hal ini mendorong mereka untuk beralih dari uang tunai ke metode pembayaran digital.


Inovasi Teknologi Finansial: Kemajuan dalam teknologi finansial (fintech) telah menghadirkan berbagai aplikasi dan platform yang memungkinkan individu untuk melakukan pembayaran melalui perangkat seluler mereka dengan mudah.


Dukungan Regulasi: Pemerintah Indonesia juga telah mendukung perkembangan pembayaran tanpa uang tunai dengan mengeluarkan berbagai regulasi yang mendukung industri fintech.


Mewujudkan Cashless Society

Mewujudkan masyarakat tanpa uang tunai adalah tujuan besar yang terus dikejar oleh pemerintah dan pelaku industri di Indonesia. Beberapa manfaat dari masyarakat tanpa uang tunai meliputi:


Keamanan: Pembayaran tanpa uang tunai dapat mengurangi risiko pencurian dan kehilangan uang fisik.

Efisiensi: Transaksi menjadi lebih cepat dan efisien, menghemat waktu baik bagi konsumen maupun pedagang.

Transparansi: Pembayaran digital memungkinkan pelacakan transaksi yang lebih baik, membantu dalam mengelola keuangan pribadi dengan lebih baik.

Inklusi Keuangan: Pembayaran digital dapat membantu masyarakat yang awalnya tidak memiliki akses ke sistem perbankan tradisional untuk berpartisipasi dalam ekonomi.

Lingkungan: Mengurangi penggunaan uang tunai dapat membantu mengurangi dampak lingkungan melalui pengurangan cetak uang fisik.


Tomps Building: Kemudahan dan Otomatisasi dalam Pembayaran Tagihan

Free photo smiling cute asian woman using credit card and smartphone paying bills online holding mobile phone l

Tomps Building adalah salah satu produk dari Tomps by Telkom Indonesia yang merupakan contoh inovasi yang mendukung tren menuju masyarakat tanpa uang tunai di Indonesia. Tomps Building adalah sebuah platform digital yang memberikan layanan pembayaran tagihan yang praktis dan efisien untuk memudahkan pemilik gedung dan tenant. Berbagai jenis tagihan, termasuk IPL, listrik, air, sewa fasilitas, layanan perbaikan, dan tagihan lainnya, dapat dibayar dengan mudah menggunakan Tomps Building.


Manfaat Tomps Building:

Beragam Metode Pembayaran: Tomps Building memahami bahwa setiap individu memiliki preferensi pembayaran yang berbeda. Oleh karena itu, kami menyediakan berbagai jenis bank yang sesuai dengan kebutuhan penyewa.


Kemudahan dan Efisiensi: Dengan adanya Tomps Building, penyewa tidak perlu lagi repot-repot pergi ke tempat pembayaran tagihan yang berbeda-beda. Semua tagihan dapat dibayar dalam satu platform digital, menghemat waktu dan tenaga.


Kontribusi pada Tren Cashless: Dengan menyediakan layanan pembayaran non tunai yang mudah diakses, Tomps Building turut mendukung pergeseran menuju cashless society Indonesia atau yang disebut sebagai Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) Bank Indonesia.


Kesimpulan

Tren menuju masyarakat tanpa uang tunai di Indonesia semakin nyata dan berkelanjutan. Dukungan dari pemerintah, perkembangan teknologi, dan perubahan perilaku konsumen semuanya berkontribusi pada pertumbuhan tren ini. Dengan semakin berkembangnya tren cashless di Indonesia, diharapkan transaksi masyarakat dapat lebih praktis dan tentunya menghindari kemungkinan kendala pembayaran menggunakan uang tunai.


Tomps Building adalah salah satu produk Tomps by Telkom Indonesia yang berhasil memberikan contoh bagaimana inovasi dalam pembayaran tagihan dapat memfasilitasi peralihan ke pembayaran tanpa uang tunai dengan memberikan kemudahan, efisiensi, dan beragam metode pembayaran kepada penyewanya. Melalui langkah-langkah seperti ini, Indonesia dapat terus memimpin dalam perjalanan menuju masyarakat tanpa uang tunai yang lebih modern dan terkoneksi.


Referensi:

Bank Indonesia. (2023). Elektronifikasi. Bi.go.id. https://www.bi.go.id/id/fungsi-utama/sistem-pembayaran/ritel/elektronifikasi/default.aspx

Otoritas Jasa Keuangan. (2023). Hidup Praktis Ala Cashless Society. Ojk.go.id. https://sikapiuangmu.ojk.go.id/FrontEnd/CMS/Article/20557

Portal Informasi indonesia. (2023). Transaksi Uang Elektronik Melejit. Indonesia.go.id. https://www.indonesia.go.id/kategori/indonesia-dalam-angka/6855/transaksi-uang-elektronik-melejit?lang=1

Artikel
Operasional Bangunan

Comments (0)

1000 Karakter Tersisa

Eksplor lebih banyak

Rekomendasi Untuk Anda

Kendaraan Termasuk Aset Apa?

19 June 2024

Kendaraan Termasuk Aset Apa?

Aset Perusahaan: Definisi, Contoh, dan Cara Mengoptimalkannya

12 June 2024

Aset Perusahaan: Definisi, Contoh, dan Cara Mengoptimalkannya

Perpustakaan Digital: Kelebihan dan Kekurangannya

10 June 2024

Perpustakaan Digital: Kelebihan dan Kekurangannya

Penyimpanan Data Digital: Fungsi, Cara Kerja, dan Tipenya

7 June 2024

Penyimpanan Data Digital: Fungsi, Cara Kerja, dan Tipenya

Kelola Proyek, Properti, dan Aset Secara Efisien

Tingkatkan produktivitas dan efisiensi perusahaan dengan produk Tomps yang dipercaya oleh pelaku bisnis di berbagai industri di Indonesia.

Mulai Sekarang

Dapatkan Informasi Terbaru Dari Kami

Nama Lengkap
Email

icon-copyright 2024. Tomps.id by Telkom Indonesia | Tomps telah terdaftar pada: icon-copyright

Temukan Kami di

  • icon-fb
  • icon-linked
  • icon-instagram
  • icon-youtube
icon-wa